Sabtu, 24 Maret 2018

Sabtu, 24 Februari 2018

Jumat, 25 Agustus 2017

mengajari anak bertauhid

mengajari anak bertauhid

Anak SD dan ayahnya


Assalamu'alaikum...

Ada anak bernama Adi yang ingin mengikuti study tour ke sebuah kota

👦 : yah, ini jadi gak, Adi mau ikut Study Tour ?
👨 : Kamu sudah bilang belum ke Allah ?
👦 : Belum, yah.
👨 : Bilang dulu deh ke Allah ! masih ada waktu berapa ?
👦 : Sekarang hari kamis, harus bayar maksimal besok jum'at, sabtu mau berangkat.
👨 : Yasudah, masih ada Maghrib, Isya, sholat malam, dan masih ada subuh di jum'at pagi, buat doa. Sudah, kamu sholat dulu, doa dulu sama Allah.

Adzan Maghrib pun berkumandang

👨 : Ayo kita ke masjid, kita minta sama Allah, supaya kamu nanti bisa berangkat ikut study tour. Harus bayar berapa?
👦 : Rp. 27.000
👨 : Ayo kita minta Rp. 27.000

Setelah selesai sholat maghrib, si ayah menyuruh Adi berdoa

👨 : kamu berdoa, silahkan ! jangan dalam hati, supaya ayah bisa mengamini !
👦 : "Ya Allah, saya ingin ikut study tour, tapi ini ya Allah, punya ayah pelit banget, Rp. 27.000 aja harus Sholat dulu, harus doa dulu, ya itulah mudah-mudahan ayah ngasih."
👨 : hust.., doanya langsung ke Allah.
👦 : "Ya Allah, tolong bayarin saya"
👨 : hust.., doanya langsung aja, bayarin kek, enggak kek, pokoknya berangkat study tour.
👦 : yasudah " seperti yang dikata ayah ya Allah, Aammiiin"
👨 : Aammiiin.

Si Adi diajak lagi sholat Isya, dia doa lagi, ketika si Adi mikir tentang study tour, dibenerin sama ayahnya

👨 : Nak, kamu mikirin Allah, jangan mikirin duit !
👦 : Yaaa, tapi ini harus bayar.
👨 : Tapi itukan kata orang, bukan kata Allah, lihat apa yang yang Allah bilang, kalo Allah bilang " berangkat ya berangkat ", betapa banyak orang yang bisa bayar, gak ikut karena sakit perut, karena ada masalah dengan orang tuanya, karena bis itu mogok, dll. Sudah kamu tidur besok bangun lagi untuk sholat malam.

Dengan nada lembut si ayah menasihati Adi yang gelisah. Dan besok harinya si Adi dipanggil ayahnya

👨 : Adi, sini nak ! berapa duit bayarnya?
👦 : Rp 27.000, yah
👨 : sudah ini ada duit Rp. 27.000
👦 : Alhamdullillah
👨 : sssttt, sebentar, kamu bayarin temen kamu yang belum bayar study tour !
👦 : ooohh..., buat Adi?
👨 : urusan Allah
👦 : ooohh..., urusan Allah
👨 : sudah, nanti juga kamu tau
👦 : yasudah, Assallamu'alaikum

Berangkatlah si Adi ke sekolah dan membayarkan uangnya sesuai perintah ayahnya

👦 : Assallamu'alaikum, Bu ! nih saya mau bayar
🙎 : Wa'alaikumsallam, nah kebetulan memang kamu termasuk yang belum bayar
👦 : tapi ini bukan buat saya, Bu
🙎 : la.. lalu buat siapa?
👦 : siapa temen-temen saya yang belum bayar?
🙎 : ya ada tu, ada satu anak
👦 : yasudah Bu, kata ayah buat dia

🙎 : loh.. kamu kan belum bayar
👦 : tuh dia Bu.., saya juga kagak ngerti. yasudah Bu, ini buat dia ( sambil memberikan uangnya)
🙎 : loh buat kamu gimana?
👦 : buat saya ma, kata ayah " urusan Allah "
🙎 : hmm.. ya tapi, walaupun kamu bayarin orang lain, kamu besok gak bisa ikut loh
👦 : gakpapa, bukan kata orang tua bukan kata ibu, tapi kata Allah
🙎 : ya tapi....
👦 : yasudah Bu, wasallamu'alaikum ( si Adi cium tangan lalu pergi)

Setelah membayarkan uangnya atas perintah ayahnya si Adi lapor lagi ke Allah dalam sholat dhuhanya. " Ya Allah, sudah saya bayarkan sesuai dengan perintah dari ayah. Ya Allah titipkan nasibku kepadamu Ya Allah, supaya besok bisa berangkat study tour "

Si Adi malam sabtu makin gelisah di dalam kamar dan diketaui oleh ayahnya

👨 : nak tenang, kamu InshaaAllah kalo takdirnya berangkat, pasti berangkat, kalaupun tidak maka itu takdirmu. sudah sekarang tidur dulu nak. ( Sambil mematikan lampu dan menutup pintu kamar Adi)

Adi pun tidur tanpa menjawab perkataan ayahnya. Lalu pagi harinya Si Adi ini tidak mandi dan tidak berpakaian sekolah karena dia tau dia tidak akan berangkat.

👨 : nak, kamu tidak bakal tau kamu berangkat atau tidak sampai kamu jalan
👦 : tapi yah..
👨 : gak ada tapi-tapian, bismilah berangkat

Lalu berangkatlah si Adi, sebelum berangkat dia diajarkan dzikir oleh ayahnya, dan kata ayah Adi " kalo sampai, masuk dulu mushola, sholat dhuha dulu, lapor sama Allah bahwa sudah sampai mushola, sudah sampai sekolah, walaupun tidak ikut study tour"
melihat si Adi berangkat keluar rumah, ibunya ini sudah menangis

👩 : nih anak terlalu kecil untuk diajarkan tauhid
👨 : gakpapa Bu, kita kenalkan Allah kepada Adi dan semoga Allah memberi keajaiban kepada Adi

Dan benar, seperti yang diucapkan ayahnya " belum tentu yang punya duit berangkat, dan belum tentu yang gakpunya duit kagak berangkat"
Lalu diabsenlah satu-satu naik bis. Anak yang kemarin berdoa pagi siang sore malam dan di hari terakhir dia bersedekah, Alhamdullillah tidak berangkat juga. Namun tiba-tiba satu pintu bis terbuka, ada ketua kelas turun

👱 : MasyaAllah, kok kamu gak ikut ?
👦 : ya begitulah..
👱 : gitu gimana? belum bayar ya?
👦 : ya belum sih.., ya begitulah..
👱 : ooohh.. jadi sekarang gak ikut nih ?
👦 : ya begitulah..
👱 : yasudah, jagain sekolah ya ! Assallamu'alaikum
( dengan perasaan sedih Adi menjawab salam dari ketua kelas)
👦 :Wa'alaikumsallam

Lalu berangkatlah bis tersebut. semua orang melambaikan tangan termasuk anak yang dibayarin Adi. Setelahnya dia lapor lagi ke Allah dia sholat dhuha, kali ini dia nangis " Ya Allah, nasibku begini amat ya.."

Setelah selesai sholat dan bersiap memakai sepatu, datang mobil alphard warna hitam ke sekolah, turun seorang ibu dan anaknya

👱 : woy Assallamu'alaikum Adi
👦 : loh Ade, Waalaikumsallam
👱 : udah pada berangkat ya?
👦 : iya udah pada berangkat
👱 : kok kamu gak ikut? ketinggalan ya?
👦 : ya begitulah, sebenarnya sih bukan ketinggalan, saya belum bayar. lalu kamu sendiri kenapa?
👱 : ya niatnya mau berangkat, e kok udah ditinggal aja sama bis, soalnya kena macet di jalan. bentar ya
👦 : hah, eh iya

Si Ade lalu bilang ke ibunya tentang Adi dan..

🙎 : yuk kita susul teman-teman kalian, kita naik mobil
(dengan kagetnya Adi menjawab)
👦 : Subhanallah, naik mobil ? Alphard hitam ini ?
👱 : iya naik
👦 : AllahuAkbar, hmm bismillah.
( dengan perasaan bercampur aduk Adi naik dan duduk di dalam mobil tersebut)
🙎 : yang enak ya dik, duduknya
👦 : iya tante

lalu di perjalanan si Adi nangis, berlinang air mata

👱 : kenapa kamu ? gak pernah naik Alphard ya ? (sambil bercanda Ade menghibur Adi)
👦 : kagak, ayah saya bener, ayah saya bener
👱 : memang ayahmu ngomong apa?
👦 : " yang punya duit belum tentu berangkat, yang gak punya duit belum tentu gak berangkat dan yang bayar belum tentu berangkat dan yang belum bayar belum tentu juga gak berangkat "
👱 : ooohhh.. ( si Ade hanya terdiam bingung dan heran)

Lalu berhentilah mobil tersebut di kilometer 26 dan mampir di sebuah rest area, terlihat ibu Ade dari kejauhan membawa makanan yang banyak dan enak untuk Ade dan Adi. lalu si Adi meneteskan air mata lagi.

👱 : walah, nangis lagi, kenapa kamu?
👦 : enggak, saya lagi ngebayangin temen-temen yang bayar Rp. 27000 cuma dapat 1 roti
👱 : oohhh.. ( Ade masih terheran sambil memakan makanan dari ibunya)

Di sisi lain, tepatnya di rumah Adi

👨 : Bu, kalo anak kita pulang di jam 9 pagi ini, berarti dia gagal pergi, tapi semoga dia bertemu Allah
👩 : Aamiiin, Pak

tetapi siapa sangka si Adi tidak pulang dan pulang jam 7 malam

👦 : Assallamu'alaikum, Yah, Bu !
👨 : Waalaikumsallam, wush.. keren, bawa apa itu?
👦 : ini ada tales, singkong, pisang
👨 : Subhanallah anak ayah

Lalu diceritakanlah perjalanan Adi mulai berangkat sampai pulang kepada ayahnya

👨 : Sipp, bagus, akhirnya berangkat kan, besok pagi, berangkat seperti itu lagi ya. Doa, doa, doa. Allah dulu, Allah lagi, Allah terus.

End

Pelajaran yang diajarkan ayah kepada anaknya bahwa dahulukanlah Allah dari apapun.

Semoga bermanfaat. Wasallamu'alaikum.

Selasa, 22 Agustus 2017

Pahala dan Keutamaan 10 hari Pertama Bulan Dzulhijjah

Pahala dan Keutamaan 10 hari Pertama Bulan Dzulhijjah



السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته....

Alhamdulillah...
Semoga kita semuanya selalu mendapat rohmat Allaah swt...


🎯 *Pahala dan Keutamaan 10 hari Pertama Bulan Dzulhijjah.*
*Hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas ra bahwasanya Rasulullah saw bersabda :*

📝 *Hari 1 bulan Dzulhijah*
Adalah hari di mana Allah swt mengampuni dosanya Nabi Adam AS. Barang siapa berpuasa pada hari tersebut, Allaah swt akan mengampuni segala dosanya.

📝 *Hari 2 bulan Dzulhijah*
Adalah hari di mana Allaah swt mengabulkan doa Nabi Yunus AS dengan mengeluarkannya dari perut ikan. Barang siapa berpuasa pada hari itu seolah olah telah beribadah selama satu tahun penuh tanpa berbuat maksiat sekejap pun.

📝 *Hari 3 bulan Dzulhijah*
Adalah hari di mana Allah swt mengabulkan doa Nabi Zakaria. Barang siapa berpuasa pada hari itu, maka Allaah swt akan mengabulkan segala do’anya.

📝 *Hari 4 bulan Dzulhijah*
Adalah hari di mana Nabi Isa AS dilahirkan. Barang siapa berpuasa pada hari itu akan terhindar dari kesengsaraan dan kemiskinan.

📝 *Hari 5 bulan Dzulhijah*
Adalah hari di mana Nabi Musa AS dilahirkan, barang siapa berpuasa pada hari itu akan bebas dari kemunafikan dan adzab kubur.

📝 *Hari 6 bulan Dzulhijah*
Adalah hari dimana Alloh swt membuka pintu kebajikan untuk Nabi-Nya, barang siapa berpuasa pada hari itu akan dipandang oleh Allaah swt dengan penuh Rahmat dan tidak akan diadzab.

📝 *Hari 7 bulan Dzulhijjah*
Adalah hari ditutupnya pintu jahannam dan tidak akan dibuka sebelum hari kesepuluh lewat. Barang siapa berpuasa pada hari itu Allah swt akan menutup tiga puluh pintu kemelaratan dan kesukaran serta akan membuka tigapuluh pintu kesenangan dan kemudahan.

📝 *Hari 8 adalah hari Tarwiyah.*
Barang siapa berpuasa pada hari itu akan memperoleh pahala yang tidak diketahui besarnya kecuali oleh Allah swt.

📝 *Hari 9 adalah hari Arafah.*
Barang siapa berpuasa pada hari itu puasanya menjadi tebusan dosanya setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

📝 *Hari 10 adalah hari Raya Iedul Qurban.* Barang siapa menyembelih Qurban, maka pada tetesan pertama darah Qurban diampunkan dosa dosanya dan dosa anak-anak dan istrinya.


والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Jumat, 18 Agustus 2017

Cara melawan iblis dan yang paling disukai iblis

Cara melawan iblis dan yang paling disukai iblis


Cara melawan iblis dan yang paling disukai iblis


*Dialog antara Rasulullah & Iblis*

*Rasulullah* bertanya :
"Apa yg kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku hendak Sholat ?"

*Iblis* menjawab :
"Aku merasa Panas dingin dan Gementar"

*Rasulullah* : “Kenapa ?”

*Iblis* :
"Sebab setiap seorang hamba berSujud 1X kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 Derajat”

*Rasulullah* :
“Jika seorang umatku berpuasa ?”

*Iblis* :
“Tubuhku terasa terikat hingga dia berbuka”

*Rasulullah* :  “Jika ia berhaji ?”

*Iblis* :
“Aku seperti orang Gila”

*Rasulullah* :
“Jika ia membaca Al-Quran ?”

*Iblis* :
 “Aku merasa meleleh laksana air timah di atas Api”

*Rasulullah* :
“Jika ia bersedekah ?”

*Iblis* :
“Itu sama saja org tersebut membelah tubuhku dgn gergaji”

*Rasulullah* :
“Mengapa bisa begitu ?“

*Iblis*:
”Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya, yaitu :

1. Keberkahan dlm hartanya,
2. Hidupnya disukai,
3. Sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dgn api neraka,
4. Terhindar dari segala macam musibah akan terjauh darinya,

*Rasulullah* :
“Apa yg dapat mematahkan pinggangmu ?"

*Iblis* :
“Suara kuda perang di jalan Allah”

*Rasulullah* :
“Apa yg dapat melelehkan tubuhmu ?”

*Iblis* :
“Taubat org yg bertaubat”

*Rasulullah* :
Apa yg dpt membakar hatimu?”

*Iblis* :
“Istighfar di waktu siang & malam”

*Rasulullah* :
“Apa yg dpt mencoreng wajahmu ?”

*Iblis* :
 “Sedekah yang diam-diam”

*Rasulullah* :
“Apa yg dpt menusuk matamu ?”

*Iblis* :
“Sholat fajar”

*Rasulullah* :
“Apa yg dpt memukul kepalamu ?”

*Iblis* :
“Sholat berjamaah”

*Rasulullah* :
“Apa yg paling mengganggumu ?”

*Iblis* :
“Majlis para ulama”

*Rasulullah* :
“Bagaimana cara makanmu ?”

*Iblis* :
“Dengan Tangan kiri dan jariku”

*Rasulullah*:
 “Dimanakah kau menaungi anak2mu di musim panas ?”

*Iblis* :
“Dibawah kuku Manusia”

*Rasulullah* :
“Siapa temanmu wahai iblis ?”

*Iblis* :
“Pezina”

*Rasulullah* :
“Siapa teman tidurmu ?”

*Iblis* :
“Pemabuk”

*Rasulullah* :
“Siapa tamumu ?”

*Iblis* :
“Pencuri”

*Rasulullah* :
“Siapa utusanmu ?”

*Iblis* :
“Tukang Sihir (Dukun)”

*Rasulullah* :
“Apa yg membuatmu Gembira ?”

*Iblis* :
“Bersumpah untuk cerai”

*Rasulullah* :
“Siapa kekasihmu ?”

*Iblis* :
“Org yg meninggalkan Sholat Jumat”

*Rasulullah* :
“Siapa Manusia yg paling
membahagiakanmu ?"

*Iblis* :
“Org yg meninggalkan sholat dengan sengaja"

*sebarkan biar 1 dunia tahu apa kelemahan Iblis*.

 *Ingat : Nabi berpesan Sebarkan walau sepotong ayat*.

Kamis, 17 Agustus 2017

sabar

sabar

"S A B A R"
Bismillahirrah manirrahim

   
Suatu hari, Rasulullah SAW bertamu ke rumah Abu Bakar Ash-Shidiq.
Ketika sedang bercengkrama dg Rasulullah, tiba2 datang seorang Arab Badui menemui Abu Bakar dan langsung mencela Abu Bakar.
Makian, kata2 kotor keluar dari mulut orang itu.
Namun, Abu Bakar tidak menghiraukannya.
Ia melanjutkan perbincangannya dg Rasulullah.

Melihat hal ini, Rasulullah tersenyum.
Semakin marahlah orang Arab Badui tsb.
Untuk ke 3 X nya, ia mencerca Abu Bakar dg makian yg lebih menyakitkan dari sebelumnya...
Selaku manusia biasa, akhirnya, dibalaslah makian orang Arab Badui tsb dg makian pula.
Maka terjadilah 'Perang Mulut'.

Seketika itu, Rasulullah beranjak dari tempat duduknya.
Beliau meninggalkan Abu Bakar 'Tanpa Mengucapkan Salam'.
Melihat hal ini, selaku tuan rumah, Abu Bakar tersadar dan menjadi bingung.

Dikejarnya Rasulullah yg sudah sampai di halaman rumahnya.
Kemudian Abu Bakar berkata :
"Wahai Rasulullah, janganlah Engkau biarkan aku dalam kebingungan yg sangat dalam.
Jika aku berbuat kesalahan, tolong jelaskan kesalahanku..."

Rasulullah menjawab,
"Sewaktu ada seorang Arab Badui datang dg membawa kemarahan, memfitnahmu lalu mencelamu, kulihat engkau tenang, diam dan engkau tidak membalas. Aku bangga melihat engkau orang yg kuat mengahadapi tantangan, menghadapi fitnah, kuat menghadapi cacian. Dan aku tersenyum karena Ribuan MALAIKAT turun di sekelilingmu mendoakan dan memohonkan ampun untukmu, kepada ALLAH SWT."

Begitu pun yg ke 2 X, ketika ia mencela serta memfitnahmu dan engkau tetap membiarkannya, maka para malaikat semakin bertambah banyak jumlahnya.
Oleh sebab itu, aku tersenyum.

Namun...
Ketika ke 3 X ia mencelamu dan engkau menanggapinya, dan engkau membalasnya, maka seluruh malaikat pergi meninggalkanmu.
Hadirlah iblis di sisimu.
Oleh karena itu, aku tidak ingin berdekatan dengan kamu.
Aku tidak ingin berdekatan dengan iblis , dan aku pun enggan memberi salam kepada iblis."

Setelah itu menangislah Abu Bakar...

Sabar itu memang "sakit" dan "perih".
Namun Allah mengasihi dan selalu menyertai orang yg SABAR.

Allah Ta'ala berfirman :

' يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اسْتَعِينُواْ بِالصَّبْرِ وَالصَّلاةِ
إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

"Wahai orang-orang yang beriman... Minta tolonglah kepada Allah dengan 'SABAR' dan 'SHALAT'.
Sesungguhnya Allah itu selalu menyertai orang2  yang "SABAR"(QS. Al-Baqarah, 2:153)

Bagi orang sabar maka PAHALA yg didapat adalah "TANPA BATAS...."

Di pintu Surga Malaikat menyambut orang2 yg sabar dg mengucapkan "SALAAMUN 'ALAIKUM BIMAA SHABARTUM..."
(Semoga keselamatan selalu terlimpah untukmu karena kesabaranmu...)

Semoga ALLAH SWT memasukkan kita kedalam golongan orang2 yg sabar...Aamiin

SEMOGA BERMANFAAT

Sabtu, 12 Agustus 2017

Salah satu manfaat sedekah

Salah satu manfaat sedekah

NASEHAT UNTUK KITA SEMUA
==================




*Ibunya dirawat di ICU*

*Beberapa hari kemudian dokter berterus terang kepadanya*

*Keadaan ibunya tiada harapan sembuh dan khawatir meninggal dunia tiba2*

*Pemuda itupun meninggalkan rmh sakit dengan air muka yg sedih mengenang sakit ibunya*

*Dalam perjalanan untuk melawat ibunya sekali lagi*

*Pemuda itu berhenti di sebuah SPBU*

*Ketika dia menunggu pekerja SPBU itu mengisi bensin*

*Pemuda itu memandang seekor kucing yg memiliki beberapa anak berteduh dibawah kotak*

*Kucing itu kelihatan tak mampu berjalan*

*Dia termenung sejenak bertanya2*...

*Siapakah yg akan memberi kucing itu makan dalam keadaan begitu, dan pemuda itu masuk ke kedai barangan dalam stesyen minyak*

*Dibelikannya tuna*

*Dibukannya tuna itu utk diberi kepada kucing tadi dan meneruskan perjalanannya ke RUMAH SAKIT*

*tatkala masuk ruang ICU*

*Alangkah terperanjatnya dia tatkala ibunya tiada di ruang ICU itu dan kaget, sehingga jatuh benda yg dipegangnya*

*Dia bergegas lari utk bertanya kepada perawat yg bertugas*

*Di mana ibuku.?*

*Perawat itu berkata: Ibumu sudah berangsur pulih dan kami pindahkan ke kamar biasa*

*Pemuda itu terus mendapatkan ibunya*

*Maka ia menjumpai ibunya dalam keadaan sudah sadar dari komanya*

*Dia bersalaman dan mencium ibunya sambil bertanya apa yg terjadi*

*Ibunya memberitahu, ketika dalam keadaan tidak sadar di kasur*

*Ibunya melihat kucing dan anak2nya menengadahkan tangan ke arah langit sambil berdoa memohon ibunya disembuhkan segera*

*Pemuda itu terkejut mendengar apa yg diceritakan ibunya*

*Maha suci Allah Tuhan yg rahmatnya meliputi setiap sesuatu.*

*Segala puji bagi Allah, sedekah melepaskan kita daripada penderitaan, dengan izin Allah.*

*(Sembuhkan penyakitmu dengan memberi sedekah)*

*Ini hanya karena ikan tuna. Rasulullah SAW bersabda: (Lindungi diri kamu daripada panas api neraka walaupun dengan separuh tamar)*

*SubhanAllah Jadikan ini tindakan kamu utk menjadi seorang yg pemurah*

Suamiku milik ibunya

Suamiku milik ibunya

*"SUAMIKU MILIK IBUNYA"*



( Merinding bacanya )
Berpuluh kali membaca postingan ini, tidak akan bosan. Subhanallah...
Pagi-pagi sekali, Sarah mengetuk pintu rumah ibunya. Ia menggendong anaknya dan membawa satu tas besar di tangan kanannya.
Dari matanya yang sembab dan merah, ibunya sudah tahu kalau Sarah pasti habis bertengkar lagi dengan suaminya. Meski heran, karena biasanya Sarah hanya sebatas menelpon sambil menangis jika bertengkar dengan suaminya. Ayah Sarah yang juga keheranan, segera menghampiri Sarah dan menanyakan masalahnya. Sarah mulai menceritakan awal pertengkarannya dengan suaminya tadi malam.
Sarah kecewa karena suaminya telah membohongi Sarah selama ini. Sarah menemukan buku rekening suaminya terjatuh didalam mobil. Sarah baru tahu, kalau suaminya selalu menarik sejumlah uang setiap bulan, di tanggal yang sama. Sementara Sarah tahu, uang yang Sarah terima pun sejumlah uang yang sama.Berarti sudah 1 tahun lebih, suaminya membagi uangnya, setengah untuk Sarah, setengah untuk yang lain. Jangan-jangan ada wanita lain??
Ayah Sarah hanya menghela nafas, wajah bijaksananya tidak menampakkan rasa kaget atau pun marah.
*"Sarah...,*
*» Yang pertama, langkahmu datang ke rumah ayah sudah dilaknat Allah dan para MalaikatNya',* *karena meninggalkan rumah tanpa seizin suamimu"*
Kalimat ayah sontak membuat Sarah
kebingungan. Sarah mengira ia akan mendapat dukungan dari ayahnya.
*» "Yang kedua,* *mengenai uang suamimu, kamu tidak berhak mengetahuinya.*
*Hakmu hanyalah uang yang diberikan suamimu ke tanganmu.*
*Itu pun untuk kebutuhan rumah tangga.*
Jika kamu membelanjakan uang itu tanpa izin suamimu, meskipun itu untuk sedekah, itu tak boleh".
Lanjut ayahnya.
"Sarah.., suamimu menelpon ayah dan mengatakan bahwa sebenarnya uang itu memang diberikan setiap bulan untuk seorang wanita. Suamimu tidak menceritakannya padamu, karena kamu tidak suka wanita itu sejak lama. Kamu sudah mengenalnya, dan kamu merasa setelah menikah dengan suamimu, maka hanya kamulah wanita yang
memilikinya".
"Suamimu meminta maaf kepada ayah karena ia hanya berusaha menghindari pertengkaran denganmu. Ayah mengerti karena ayah pun sudah mengenal watakmu" mata ayah mulai berkaca-kaca.
*"Sarah...,*
*kamu harus tahu, setelah kamu menikah maka yang wajib kamu taati adalah suamimu.*
*Jika suamimu ridho pdmu,*
*maka Allah pun Ridho.*
*Sedangkan suamimu, ia wajib taat kepada ibunya.*
Begitulah Allah mengatur laki-laki untuk taat kepada ibunya.
Jangan sampai kamu menjadi penghalang bakti suamimu kepada ibundanya".
*"Suamimu, dan harta suamimu adalah milik ibu nya".*
Ayah mengatakan itu dengan tangis. Air matanya semakin banyak membasahi pipinya.
Seorang ibu melahirkan anaknya dengan susah payah dan kesakitan.
• Kemudian ia membesarkannya hingga dewasa hingga anak laki-lakinya menikah, ia melepasnya begitu saja.
• Kemudian anak laki-laki itu akan sibuk dengan kehidupan barunya.
• Bekerja untuk keluarga barunya.
• Mengerahkan seluruh hidupnya untuk istri dan anak-anaknya.
• Anak laki-laki itu hanya menyisakan sedikit waktu untuk sesekali berjumpa dengan ibunya. sebulan sekali, atau bahkan hanya1 tahun sekali.
"Kamu yang sejak awal menikah tidak suka dengan ibu mertuamu.
Kenapa?
Karena rumahnya kecil dan sempit? Sehingga kamu merajuk kepada suamimu bahwa kamu tidak bisa tidur disana. Anak-anakmu pun tidak akan betah disana. Sarah.., mendengar ini ayah sakit sekali".
"Lalu, jika kamu saja merasa tidak nyaman tidur di sana. Bagaimana dengan ibu mertuamu yang dibiarkan saja untuk tinggal disana?"
*"Uang itu diberikan untuk ibunya.* Suamimu ingin ayahnya berhenti berkeliling menjual gorengan. Dari uang itu ibu suamimu hanya memakainya secukupnya saja, selebihnya secara rutin dibagikan ke anak-anak yatim dan orang-orang tidak mampu di kampungnya. Bahkan masih cukup untuk menggaji seorang guru ngaji di kampung itu" lanjut ayah.
Sarah membatin dalam hatinya, uang yang diberikan suaminya sering dikeluhkannya kurang. Karena Sarah butuh banyak pakaian untuk mengantar jemput anak sekolah. Sarah juga sangat menjaga penampilannya untuk merawat wajah dan tubuhnya di spa. Berjalan-jalan setiap minggu di mall. Juga berkumpul sesekali dengan teman-temannya di restoran.
Sarah menyesali sikapnya yang tak ingin dekat-dekat dengan mertuanya yang hanya seorang tukang gorengan. Tukang gorengan yang berhasil :
• Menjadikan suaminya seorang sarjana,
• mendapatkan pekerjaan yang di idam-idamkan banyak orang.
• Berhasil mandiri, hingga Sarah bisa menempati rumah yang nyaman dan mobil yang bisa ia gunakan setiap hari.
"Ayaaah, maafkan Sarah", tangis sarah meledak.
Ibunda Sarah yang sejak tadi duduk di samping Sarah segera memeluk Sarah.
*"Sarah...*
*• kembalilah ke rumah suamimu.*
*Ia orang baik nak...*
*• Bantulah suamimu berbakti kepada orang tuanya.*
*• Bantu suamimu menggapai surganya,* *dan dengan sendirinya, ketaatanmu kepada suamimu bisa menghantarkanmu ke surga".*
Ibunda sarah membisikkan kalimat itu ke telinga Sarah. Sarah hanya menjawabnya dengan anggukan, ia menahan tangisnya.
Bathinnya sakit, menyesali sikapnya.
Sarahpun pulang menghadap suaminya dan sambil menangis memohon maaf kpd suaminya atas prasangka yg salah selama ini.
Di lain hari, sarahpun mengikiti suaminya bersilaturahmi kpd ibu kandung suaminya alias mertua dirinya. Suaminya meneteskan air mata menatap istrinya yg di tangan istrinya tertenteng 4 liter minyak goreng untuk mertuanya. Tetesan air mata suami bukan masalah jumlah liternya tapi karena perubahan istrinya yg senang dan nampak ihlas hendak datang kpd orang tuanya alias mertua istrinya.
Seterusnya Sarah berjanji dalam hatinya, untuk menjadi istri yang taat pada suaminya.
Sesekali waktu, Sarah bukan mengajak suaminya ke Mall tapi minta anjangsana ke rumah mertuanya dan juga orang tuanya.
Subhanallah....
Kirimkan Kisah ini ke semua sahabat Anda, siapa tahu ada orang yang mau mencoba dan mengambil manfaat dari kisah ini, sehingga anda pun akan mendapatkan pahala.
Insya Allah...
Semoga para istri tetap mendukung suaminya tuk berbakti pada ibunya.
*Semog Alloh meridhoi kita aamiin*
Peintaan anak yang mungkin tidak pernah diucapkan

Peintaan anak yang mungkin tidak pernah diucapkan

Ada 13 permintaan anak yang mungkin tidak pernah mereka ucapkan:..*



1. Cintailah aku sepenuh hatimu.

2. Jangan marahi aku di depan orang banyak.😡

3. Jangan bandingkan aku dengan Kakak atau adikku atau orang lain.👐

4. Ayah Bunda jangan lupa, aku adalah fotocopy-mu.

5. Kian hari umurku kian bertambah, maka jangan selalu anggap aku anak kecil.🙇

6.  Biarkan aku mencoba, lalu beritahu aku bila salah.🏃

7. Jangan ungkit-ungkit kesalahanku.🙈

8. Aku adalah Ladang Pahala bagimu.🎁

9. Jangan memarahiku dengan mengatakan hal-hal buruk, bukankah apa yang keluar dari mulutmu sbgai orang tua adalah doa bagiku?😔

10. Jangan melarangku hanya dengan mengatakan "JANGAN" tapi berilah penjelasan kenapa aku tidak boleh melakukan sesuatu.😇

11. Tolong ayah ibu, jangan rusak mentalku dan pemikiranku dengan selalu kau bentak-bentak aku setiap hari.

12. Jangan ikutkan aku dalam masalahmu yang tidak ada kaitannya denganku. Kau marah sama yang lain, aku imbasnya.

13. Aku ingin kau sayangi cintai karena engkaulah yang ada dikehidupanku dan masa depanku.

Jumat, 11 Agustus 2017

Meneladani Orang Cina Dalam Belanjakan Uang

Meneladani Orang Cina Dalam Belanjakan Uang

Meneladani Orang Cina Dalam Belanjakan Uang



Suatu siang, seorang CEO sebuah publishing di Jakarta bercerita tentang masa remajanya di kampung halamannya di Pekalongan, Jawa Tengah. “Sejak dulu banyak warga Arab di Pekalongan. Usaha yang banyak mereka tekuni adalah bidang furniture. Di Pekalongan, rata-rata pengusaha furniture itu orang Arab. Tapi tentu saja ada juga satu-dua orang Cina yang juga punya usaha furniture di sana. Di Pekalongan, orang Cina juga banyak. Kita semua hidup dengan damai, sejak dulu sampai sekarang. Tapi ada fenomena menarik, orang-orang Cina di Pekalongan dan sekitarnya, selalu membeli furniture untuk rumah dan kantor-kantor yang mereka miliki dari pengusaha furniture Cina Pekalongan lainnya. Tidak pernah mereka membeli dari orang Arab. Kita sebenarnya bisa mencontoh mereka dalam membelanjakan uang, dengan hanya membelanjakan uang ke orang-orang kita sendiri.”

Pengalaman sahabat saya itu ternyata juga sama dengan yang terjadi di sebuah perusahaan besar, mentereng, yang ada di timur Jakarta, yang dimiliki salah satu taipan papan atas negeri ini. Sudah menjadi pengetahuan umum seluruh karyawan di sana, jika mau membeli sesuatu untuk keperluan kantor, maka harus membelinya di supermarket atau toko yang juga dimiliki oleh orang Cina. Bahkan untuk membeli satu kotak tissue, harus seperti itu.

Ada satu pengalaman seorang karyawan di sana yang kehabisan tissue dan ternyata bagian gudang pun kehabisan stok. Karyawan ini kemudian membeli sekotak tissue di warung kecil di pinggir jalan. Tak lupa dia meminta bon agar uangnya bisa di-reimburse. Namun ketika sampai di kantor, petugas di bagian gudang menyatakan uang karyawan yang tidak seberapa itu tidak bisa di-reimburse hanya gegara membelinya di toko pinggir jalan, bukan “di toko yang biasa”. Itu cuma untuk sekotak tissue!

Cara-cara seperti ini, selektif dalam membelanjakan uang hanya kepada bangsanya sendiri, juga sudah lama dilakukan oleh orang Yahudi.

Seorang sahabat, pengusaha yang sering bepergian ke luar negeri, bercerita tentang pengalamannya di New York, AS. Suatu siang, sehabis lunch di sebuah kedai di pinggir jalan di kota Big Apple tersebut, dia memperhatikan seorang kakek yang berdiri lama di pinggir jalan di dekat rambu penyetopan taksi. Beberapa taksi yang kosong sudah memberi isyarat padanya, tapi si kakek itu tidak mau juga naik. Dengan penasaran, pengusaha asal Indonesia ini berjalan menghampiri sang kakek dan bertanya, “Kakek mau naik taksi?”

“Iya, saya mau memberhentikan taksi…,” jawabnya.

“Tapi bukankah sudah banyak taksi kosong yang tidak kakek berhentikan, dan dibiarkan lewat?”

Si kakek itu tertawa, “Saya hanya mau naik taksi yang dimiliki pengusaha Yahudi.”

“Tapi bukankah di sini panas? Kakek sudah lama menunggu…”

“Tidak apa-apa. Ini pengorbananku untuk saudara-saudaraku…”

Si pengusaha itu terdiam dan merenung.

Andaikata orang asli Indonesia yang banyak itu meneladani orang-orang Yahudi, dan juga orang Cina, yang sangat selektif dalam membelanjakan uangnya, betapa dahsyat hasilnya dalam membangun usaha-usaha pribumi dalam sektor perekonomian.

Bagaimana warga pribumi kita?

Jangankan masyarakat awam, para intelektual saja banyak yang tidak peduli dengan perjuangan ekonomi ini. Mereka selalu ambil gampangnya dan tidak mau berkorban seperti halnya kakek yahudi di New York di atas.

“Ngapain susah-susah belanja, toh jumlahnya tidak banyak.”

“Ngapain nyusahin diri sendiri….”


Nah, bagi yang mau memulai meneladani orang Cina dan Yahudi dalam berbelanja, mulailah membeli barang-barang kebutuhan harian di warung-warung saudara-saudara kita di sekitar rumah. Mahal sedikit, itu anggap saja sedekah yang tidak akan hilang dan kelak akan kembali kepada kita berlipat-lipat di hari akherat kelak.

Jika ingin membeli baju atau sepatu, belilah di sentra-sentra grosir yang bertebaran di mana-mana, pilihlah toko atau produk yang dihasilkan oleh saudara-saudara kita.

Kita bukannya rasis. Tapi kita hanya mencontoh orang-orang Cina dan Yahudi dalam membelanjakan uangnya.

Bukankah begitu? []
Stroke di Kamar Mandi

Stroke di Kamar Mandi

*Stroke di Kamar Mandi.*



```Kenapa banyak orang jatuh dan kena stroke dalam kamar mandi......

kenapa tidak di tempat lain???

Untuk renungan.....

kita selalu dengar orang jatuh di kamar mandi dan kena stroke dan sebagainya.

Kenapa kita jarang dengar jatuh ditempat tempat lain ?

🚩Pada waktu saya mengikuti kursus gaya hidup sehat,

seorang penceramah professor di universitas di malaysia,
UITM yang juga terlibat dengan kegiatan olah raga negara menasihatkan supaya pada waktu mandi
❌jangan basahkan kepala dulu,
✅ basahkan bahagian badan.

Ini karena apabila kepala basah dan dingin,
darah semua akan mengalir ke kepala  untuk memanaskan kepala,
logika 'warm blooded human'
dan❗jika ada saluran darah sempit,
maka dapat terjadi kondisi saluran darah pecah.

Ini kerapkali berlaku di kamar mandi.

👍 Berikut cara mandi yang benar :
1. Pertama siramkan air di telapak kaki.

2. Kemudian dilanjutkan dengan segayung di betis.

3. Segayung di paha.

4. Segayung di perut.

5. Segayung di bahu.

6. Berhentilah sejenak 5-10 detik.

👉 Kita akan merasakan seperti uap/ angin yang keluar dari ubun-ubun bahkan meremang,
setelah itu lanjutkan dengan mandi seperti biasa.

✅ Hikmahnya: Seperti pada gelas yang diisi air panas kemudian kita isi dengan air dingin.

Apa yang terjadi?

Gelas akan retak !!!

🚿 Jika tubuh kita ...

apa yang retak ?

Suhu tubuh kita cenderung panas dan air itu dingin,
maka yang terjadi jika kita mandi langsung menyiram pada badan atau kepala,
angin yang harusnya keluar jadi terperangkap dan dapat membawa maut karena pecahnya pembuluh darah.

🚿 Maka sebab itu kita sering menjumpai orang jatuh di kamar mandi tiba-tiba kena 'stroke'.

‼Boleh jadi kita sering masuk angin kerana cara mandi kita yang salah.

Boleh jadi kita sering migrain kerana cara mandi yang salah.

🚿 Cara mandi ini baik bagi semua peringkat umur terutama yang mempunyai sakit diabetes, darah tinggi, kolesterol dan migrain/ sakit kepala sebelah.

Silakan dishare untuk manfaat bersama.```
Akibat ego dan emosi

Akibat ego dan emosi


RENUNGAN :

Reminder for us:

1. Kalau berselisih dengan pelanggan... walaupun kita menang... Pelanggan tetap akan lari...

2. Kalau berselisih dengan rekan sekerja... Walaupun kita menang... Tiada lagi semangat bekerja dalam tim...

3. Kalau berselisih dengan boss... Walaupun kita menang... Tiada lagi masa depan di tempat itu...

4. Kalau berselisih dengan keluarga... Walaupun kita menang... Hubungan kekeluargaan akan renggang...

5. Kalau berselisih dengan teman... Walaupun kita menang... Yang pasti kita akan kekurangan teman...

6. Kalau berselisih dengan pasangan... Walaupun kita menang... Perasaan sayang pasti akan berkurang...

7. Kalau berselisih dengan siapapun... Walaupun kita menang... Pada prinsipnya kita kalah...

Yang menang, hanya EGO DIRI SENDIRI Yang tinggi dan naik adalah EMOSI......

Yang jatuh adalah CITRA dan JATI DIRI KITA SENDIRI.....
Tidak ada artinya kita menang dalam perselisihan...

🍃Apabila menerima teguran, tidak usah terus melenting atau berkelit, bersyukurlah, masih ada yang mau menegur kesalahan kita... Berarti masih ada orang yang memperhatikan kita..

🍃Jaga selalu kekompakan dalam kebersamaan... Jaga lisan, perbuatan dan tulisan agar tidak ada hati yang tersakiti.

🍃Semoga kita semua selalu dapat menjaga Ego dan Emosi, Dan selalu menjadi manusia yang pandai bersyukur... Aamiin........

_*Ali bin Abi Tholib*_ berkata :
_*"Jangan menjelaskan tentang dirimu kepada siapa pun,*_

_*Karena yang menyukaimu tidak butuh itu dan yang membencimu tidak percaya itu."*_

_*Teruslah melangkah selama engkau berada di jalan yang baik, meski terkadang kebaikan tidak selamanya dihargai.*_

_*Hidup bukan tentang siapa yang terbaik, tapi siapa yang mau berbuat baik.*_

_*Jika datang kepadamu gangguan, jangan berpikir bagaimana cara membalas dengan yang lebih pedih, tapi berpikirlah bagaimana cara membalas dengan yang lebih baik.*_

_*Teruslah berdoa dan berikhtiar*_
_*Sibukkan diri dalam kebaikan. Hingga keburukan lelah mengikutimu.*_

*Semoga hari ini lebih baik dari hari kemarin
AKIBAT SUKA SHOLAT DI UJUNG WAKTU

AKIBAT SUKA SHOLAT DI UJUNG WAKTU

*AKIBAT SUKA SHOLAT DI UJUNG WAKTU*



Para Malaikat menyeretnya melewati orang banyak, menuju ke arah api neraka yang menyambar-nyambar.
Dia menjerit sekuat tenaga dan bertanya-tanya barangkali ada orang yang mampu membantunya.
Dia menjerit lagi sambil menyebutkan semua kebaikan yang telah dia lakukan; bagaimana dia sering membantu orangtuanya. Bagaimana dia tidak pernah tertinggal puasanya, tidak pernah meninggalkan shalatnya, selalu bersedekah dan rajin membaca al-Quran.
Dia terus menjerit lagi, namun tidak ada seorangpun yang tampil membantunya.
Para malaikat terus menyeret dia. Dan ... mereka semakin dekat dengan kawah api neraka.
Dia menoleh ke belakang dan ini harapannya yang terakhir. Dia teringat ...
Tidak! Rasulullah SAW pernah bersabda:
"Bagaimana bersihnya seseorang yang mandi di sungai lima kali sehari dari kotoran, begitu juga bersihnya orang yang melaksanakan shalat lima kali sehari dari dosa-dosa mereka"
Dia menjerit lagi sekuat tenaga:
"Solat saya? Solat saya? Doa saya?"
Kedua malaikat tidak berhenti, dan terus menyeretnya ke tepi jurang neraka. Kembang api neraka yang membubung terasa menyambar mukanya.
Dia menoleh ke belakang lagi, tapi matanya telah kering dari setiap harapan dan dia tidak memiliki apa-apa lagi yang tinggal di dalam dirinya.
Salah satu malaikat menolak dia dan memasukan ke kawah neraka.
Dia mandapati dirinya terus melayang dan akhirnya jatuh ke dalam kawah api neraka yang menjulang tinggi selama 70 tahun.
Setelah 70 tahun sengsara dibakar api, tiba-tiba terasa tangannya diraih oleh satu lengan.
Dia ditarik kembali ke atas.
Ketika dia mengangkat kepalanya, dia melihat seorang pria yang sangat tua dengan jenggot putih yang panjang memegang tangannya.
Pria itu kelihatannya sangat daif.
Sambil menyapu debu di tubuhnya dia bertanya pada pria tua itu:
"Siapakah anda?"
Orang tua itu menjawab: "Akulah sholat anda"
"Mengapa kamu begitu terlambat bantu saya? Wahai shalatku, saya telah terjerumus ke dalam api neraka selama 70 tahun! Kenapa setelah tubuh saya hangus dan hampir hancur baru kamu datang selamatkan saya ? kenapa ...?."
Orang tua itu tersenyum sambil menggelengkan kepalanya dan berkata:
"Apakah kau lupa? Selama hidup di dunia dulu kamu selalu laksanakan saya pada saat-saat akhir !!"
"Setiap kali Maghrib kamu fokus pada sinetron tv dulu ..
"Dzuhur kamu lewat, kamu lebih mementingkan kerja daripada saya. Sholat ashar dan subuh juga selalu diujung waktu.
"Kamu ingatkah itu semua ??"
Penjelasan pria tua itu mengejutkannya dari tidur ...
Dia terjaga dan mengangkat kepalanya dari tidur. Seluruh tubuhnya basah oleh keringat ketakutan ...

Ya Allah.. Aku mimpi... 😱
Tapi seperti nyata ..😫😫

Ketika itu juga ia mendengar suara adzan di kumandangkan menandai masuknya waktu shalat ashar.

Dia bangun dengan cepat dan mengambil wudhu. Dia berjanji tidak akan melalaikan shalat lagi. Dia menyadari kesalahannya sekarang. Dia telah mendapat petunjuk yang maha benar.

Sebarkan kisah ini kepada keluarga dan kawan-kawan anda. Mungkin anda dapat membantu mereka agar mulai sekarang mau menunaikan sholat tepat waktu.

Boleh di share biar lebih bermanfaat buat orang banyak, kalo pelit di simpen sendiri juga gak apa apa =D
Rasulullah S.A.W bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)